Perdew Memuji Talenta Tiote Yang Luar Biasa

December 17, 2013 Berita Bolaberita sepak bola

Perdew Memuji Talenta Tiote Yang Luar Biasa

Perdew Memuji Talenta Tiote Yang Luar Biasa

Pelatih Newcastle United Alan Pardew memuji Chieck Tiote. Kemampuan pemain internasional Pantai Gading itu dianggap sangat brilian sejauh ini saat memberikan sebuah prestasi terbaik untuk The Magpies di musim ini. Pemain berusia 27 tahun itu bahkan menunjukkan kematangannya dalam bermainsaat menaklukkan Manchester United 1-0 pada akhir pekan kemarin, dan torehan tiga angka itu juga merupakan kesuksesan pertama dalam kurun lebih dari 41 tahun terakhir dan sebagaimana keberhasilan tim asuhan Alan Pardew saat menaklukkan tim besutan Sir Alex Ferguson saat masih menjabat di klub itu pada Januari tahun lalu. Tiote kembali menunjukkan grafik peningkatan pesat dalam beberapa pekan terakhir setelah sempat mengalami masa-masa kesulitan bersama rekan-rekannya yang lain pada musim lalu, dan kini lima kemenangan dari enam tujuh pertandingan Liga Premier terakhir kian mendekati posisi mereka dengan posisi di Liga Champions.

Sang poros tengah permainan The Magpies menunjukkan rasa kepercayaan dan tanggung jawab penuh saat diberikan ban kapten oleh Alan Pardew kala ketidakhadiran Fabricio Coloccini karena cedera, namun sejauh ini sifat kepemimpinannya itu tidak pudar seiring dengan kembalinya Coloccini ke dalam tim inti. Pardew mengatakan: “Saya bisa melihat penampilannya dalam dua pertandingan melawan Manchester United. Kemenangan 3-0 merupakan laga terbaik yang pernah ditunjukkannya selama ini, dan melihat lebih dekat saat tampil pada pekan lalu, sehingga saya yakin kemampuannya dalam menghadapi tim-tim mapan, selalu menunjukkan sebuah itikad kuat untuk bersinar. “Bahkan ketika kami bermain imbang 4-4 melawan Arsenal di hari itu, sungguh menakjubkan, dan saya hampir tidak mempercayainya, karena ia memiliki pengaruh yang sangat, sangat besar bagi kami, dan kami tidak boleh melupakan hal itu

“Ia bermain sangat baik. Sebenarnya saya sulit untuk mencopot ban kapten dari jabatannya setelah apa yang ditunjukkannya sejauh ini. Namun ia telah membuktikan bahwa hal itu tidak penting,  baik ketika ia mengenakan ban kapten atau tidak, ia tetap brilian.” Jika Tiote berada di lini tengah dan membantu penyerangan bagi rekan-rekannya tentu memberikan sebuah dampak yang sangat besar kepada rekan-rekannya yang lain. Salah satu pemain yang merasakan kontribusi dari Tiote adalah Yohan Cabaye. Pemain internasional Prancis itu menyarangkan gol semata wayang ke gawang Manchester United di Old Trafford, namun keseluruhannya itu tidak terlepas berkat talenta sang pemain.

Namun ketika tim asuhan Alan Pardew itu tidak diperkuat oleh Cabaye, akibat akumulasi kartu kuning pada pertandingan pekan lalu dan mengoleksi lima kartu secara keseluruhan menghalangi penampilan impresif anak-anak asuhannya saat ditahan imbang 1-1 oleh Southampton di akhir pekan ini. Absennya Cabaye untungnya tidak berdampak terlalu jauh dalam urusan menciptakan gol. Rekan satu negaranya, Yoann Gouffran, mampu menciptakan gol terlebih dulu bagi publik St James Park, sebelum Jay Rodriguez mencuri angka dalam laga lawatannya di pekan ini, sekaligus membuat mereka kembali menuai hasil imbang. Posisi Cabaye digantikan oleh Vurnon Anita dalam laga tersebut, sejak didatangkan dari Ajax Amsterdam senilai 6.7 juta pound pada Agustus 2012, penampilannya dianggap kurang impresif walau di laga tersebut ia tampil cukup baik.