judi online sbobet Maxbet Casino online,Judi Poker,Agen Bola,Judi Bola,Agen Sbobet

Rafael Benitez Jimat Keberuntungan

December 23, 2013 Berita Bolaberita sepak bola

Rafael Benitez Jimat Keberuntungan

Rafael Benitez Jimat Keberuntungan

Presiden Napoli, Aurelio De Laurentis menyatakan bahwa Benitez adalah jimat keberuntungan bagi klubnya, Napoli. Pemimpin tertinggi Napoli tersebut mengklaim bahwa orang Spanyol tersebut telah membuat sebuah siklus baru di San Paolo,Benitez juga menghadirkan iklim positif bagi seluruh pendukung Il Partenopei. De Laurentis mendukung secara penuh mantan pelatih Liverpool, yang berhasil membawa klub tersebut juara Liga Champions Eropa pada tahun 2005 itu, untuk memegang kendali penuh atas strategi dan taktik yang akan diterapkan. Napoli sendiri harus tersingkir secara tragis di ajang Liga Champions Eropa karena kalah head to head dengan Arsenal. Mereka harus tersingkir di babak grup Liga Champions Eropa walaupun sudah mengumpulkan nilai 12.

Presiden Napoli, Aurelio De Laurentis tidak terkejut dan sudah menduga dengan kesuksesan pelatih baru Rafael Benitez di Napoli De Laurentis menikmati performansi Napoli saat ini. Klub yang bermarkas di kota Naples tersebut telah membuat sebuah start yang luar biasa di musim ini mereka membukukan 11 kemenangan dari 16 pertandingan yang sudah dimainkan. Supremo Napoli tersebut sangat senang bahwa iklim positif ini ada, dia memang menyesalkan gugurnya Napoli di ajang Liga Champions Eropa tetapi De Laurentis tidak malu karena tersingkirnya Napoli, tersingkir secara terhormat. Napoli telah mengumpulkan nilai yang lebih baik dari pada seluruh runner-up grup di Liga Champions, kecuali Manchester City.

Di Seri A sendiri posisi Napoli ada di tempat ketiga selisih mereka dengan peringkat keempat cukup jauh yakni empat poin dari klub asal kota Firenze, Fiorentina. Napoli berharap untuk bisa mengejar dua buah kuda pacu yang sedang mengincar gelar juara yakni pemuncak klasemen Juventus dan Roma. Juventus setelah kalah terus melanjutkan kemenangan sebaliknya Roma usai membukukan rekor kemenangan 10 kali beruntun di awal musim justru terus meraih hasil seri. Memang Roma tidak pernah kalah tetapi, hasil seri dua kali lebih buruk dari pada hasil kalah sekali dan menang sekali karena jika seri dua kali maka hanya mendapat nilai dua tetapi jika kalah sekali menang sekali justru mendapat nilai tiga.

Rafael Benitez sendiri mengambil alih tugas dari Walter Mazzari pada bulan Mei. Mazzari dikontrak oleh klub yang juga pernah dilatih Benitez yakni, Inter Milan Mazzari justru terpuruk bersama Inter, sedangkan Benitez telah mengesankan De Laurentis sejak itu menyatakan tidak pernah punya keraguan tentang Benitez. “Saya sudah menduga bahwa Benitez akan mendatangkan keberuntungan. Dia seperti jimat keberuntungan yang membuat kami terus menang dan menang. Dia adalah pelatih yang berpengalaman dan dia tahu bahwa dia akan membuat sebuah siklus kemenangan tak mengapa kalah terhormat di Liga Champions Eropa.” Begitu kata De Laurentis kepada para wartawan.