Tanggung Jawab Seorang Tevez

June 28, 2013 Berita Bolaberita sepak bola

Kenakan-Nomor-10-di-Juventus-Tevez-Siap-Pikul-Tanggung-Jawab-Besar

Tanggung Jawab Seorang Tevez

Jadwal-PialaDunia – Carlos Tevez mengatakan kebanggaannya setelah diberi kepercayaan untuk memakai kostum Juventus nomor 10. Juventus mempercayakan nomor 10 pada Tevez setelah resmi mengikat kontrak selama tiga tahun.

Pemain Argentina telah menyelesaikan porses kepindahannya ke Serie A setelah empat musim bersama Manchester City. Sebelum menyelesaikan tes medisnya di Turin, dia terlihat di balkon markas Juventus dengan membawa kostum nomor 10.Kostum nomor 10 yang terkenal telah dipakai pemain hebat seperti Michel Platini, Liam Brady dan Roberto Baggio. Kostum yang dianggap sakral bagi Juventus sudah lama tak dipakai seorang pun semenjak mantan kapten Alessandro Del Piero meninggalkan Turin untuk  bergabung dengan Sidney FX musim panas tahun lalu. Pemain 29 tahun yang berharga 7,6 juta pounds (harga pokok) berkata pada situs resmi Juventsu : “Saya sangat terkesima dengan tanggung jawab besar yang merepresentasikan Juventus. Bermain bagi klub ini dengan mengenakan kostum nomor 10 adalah tantangan besar”. Pemain-pemain yang mengenakan kostum ini dikenal sebagai pemain hebat dan saya juga pernah mengenakan kostum nomor 10 dengan Boca Juniors yang pernah dipakai oleh Diego Maradona. Jadi tanggung jawab besar yang diberikan sekarang serta kenyataan bahwa saya bermain di klub besar seperti Juventus, tentu saja merupakan tantangan terbesar. Jadi saya akan mengeluarkan kemampuan terbaik. Tentu saja saya tak mau melupakan Del piero yang merupakan pemain berkostum 10 terakhir. Dia adalah individu dan pemain yang sangat saya hormati, dia merepresentasikan citra dan symbol bagi klub. Merupakan kebahagiaan dan kehormatan untuk mengenakan kostum dengan nomor yang pernah dipakainya. Tevez telah memotong liburannya sejenak di Argentina untuk bergabung dengan Juve dan kedatangannya di Bandara Malpensa Milan disambut oleh 200 suporter Bianconeri. Dia akan kembali ke Amerika Latin setelah menyelesaikan proses kepindahannya dan kembali meneruskan liburan. Tevez akan kembali ke Italia bersama rekan barunya untuk menghadapi latihan pra-musim pada 12 Juli. Ditanyai mengenai bagaimana dia akan bermain dibawah arahan Antonio Conte, yang juga memiliki karakter meledak-ledak, Teves merespon dengan singkat : “Satu kata untuk Conte – Respect.”

Dia menambahkan : “Saya rasa supporter Italia sama dengan supporter Argentina karena mereka sangat terlibat dalam klub,” tambahnya. “Jadi saya tidak benar-benar terkejut atas sambutan yang begitu besar saya terima kemarin. Saya tahu bahwa supporter Juventus menunjukkan cinta dan perhatian yang besar sedari awal.” Saat ditanya tentang ambisinya di Juventus Stadium., dia menginginkan Juventus menjuarai Scudetto tiga tahun beruntun, itu adalah prioritasnya. Mengenai sukses di Eropa, dia mengatakan fans harus bersabar. Dia menambahkan : “Saya merasa memiliki hutan dan sangat berhasrat memenangi scudetto bersama Juventus, dan semua orang tentu ingin menjuarai Liga Champions. Saya merasa bahwa Juventus adalah tim yang sangat kuat, jadi (menjuarai Liga Champions) menjadi mimpi kami, tapi kami ingin mencapainya secara perlahan-lahan dan pasti.” Tevez merasa terkejut atas klaim yang dibuat oleh wakil presiden Milan Adriano Galliani, yang mengatakan pemain Argentina memikirkan perpindahan ke San Siro di menit-menit terakhir. Penyerang Argentina mengakui kalau dia sempat melakukan pembicaraan dengan Rossoneri selama enam bulan perselisihan dengan Roberto Mancini – situasi yang berawal dari penolakannya melakukan pemanasan di pertandingan Liga Champions melawan Bayern Muenchen di 2011. “Saya ingin menjelaskan dengan jujur,” tambahnya. “Saya hanya berbicara sebentar dengan Galliani sepanjang kehidupan saya. Terakhir kali kami bertemu adalah tahun lalu saat Milan mau membawa saya ke San Siro, tapi saya tak tahu kalau dia mengatakan hal seperti itu. Hari ini saya disini dan itulah kenyataannya. Saya sangat senang berada disini.”